Ia menilai perjuangan generasi terdahulu dalam merebut kemerdekaan harus dilanjutkan oleh generasi saat ini melalui bentuk perjuangan yang berbeda.
Jika dahulu para pahlawan berjuang dengan mengangkat senjata, kata Fauzi, perjuangan generasi sekarang adalah menghadapi berbagai persoalan pembangunan, seperti kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, perbaikan pelayanan publik, hingga menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.
“Bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep, kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu. Kemerdekaan adalah tentang apa yang dikerjakan hari ini untuk memastikan generasi berikutnya hidup lebih baik,” tandasnya.
Dengan demikian, Bendera Merah Putih yang berkibar tidak sekadar menjadi simbol perayaan. Namun, menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga membawa tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan, meningkatkan kesejahteraan, dan terus membangun daerah.
Semangat kemerdekaan pun diharapkan tidak berhenti setelah upacara selesai, tetapi diterjemahkan dalam tindakan nyata demi mewujudkan Sumenep yang semakin maju, sejahtera, dan mampu memberikan ruang yang setara bagi seluruh masyarakat, baik di daratan maupun kepulauan.










