SPPG Al Azhar Prenduan Diserang Kritik: Menu MBG Dinilai Memprihatinkan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai agenda prioritas nasional justru memicu kemarahan di Kabupaten Sumenep, Madura. Distribusi paket makanan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al Azhar Prenduan, Kecamatan Pragaan, diprotes keras karena dinilai jauh dari standar kelayakan gizi.

Pihak madrasah di Desa Prenduan mengaku geram setelah siswa menerima menu yang dinilai tidak manusiawi dan tidak mencerminkan program pemenuhan gizi pemerintah.

Selama tiga hari terakhir, siswa hanya menerima paket berisi satu buah pisang, empat butir telur, empat biji kurma, dan satu roti dalam kantong plastik.

Baca Juga :  Dugaan Pemotongan PKH Pakondang Kian Mengerucut: Nama MH Mencuat, Warga Curiga Ada Jaringan Oknum

“Ini yang disebut makan bergizi gratis? Layakkah diberikan kepada anak didik kami? Tiga hari anak-anak hanya menerima menu yang tidak jelas,” tegas Ketua Yayasan Madrasah setempat saat dikonfirmasi media ini, Selasa (24/2/2026).

Menu tersebut dinilai jauh dari prinsip gizi seimbang dan menunjukkan dugaan kuat lemahnya pengawasan serta pelaksanaan program di lapangan.

Baca Juga :  Menumbuhkan Cinta pada Budaya Lokal, Pemkab Sumenep Mewajibkan ASN dan Non Mengenakan Baju Adat Keraton Lengkap 

Padahal, MBG digadang sebagai program strategis nasional untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Sungguh miris. Menu seperti ini bahkan tidak sama dengan MBG di daerah lain. SPPG Yayasan Al Azhar tampaknya tidak serius menjalankan program presiden. Pengawasannya di mana?” ujarnya dengan nada kecewa.

Kekecewaan itu bahkan berkembang menjadi kecurigaan adanya motif lain di balik pelaksanaan program.

“Ini bukan lagi soal gizi, tapi soal keuntungan!” tambahnya.

Berita Terkait

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep
Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan
Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik
Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum
Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas
Skandal Dugaan Setoran PKBM Garut Mencuat, Dana Diduga Mengalir ke Tipikor
SPPG Pakamban Laok 2 Disuspend BGN, Tokoh Pemuda Desak Audit Total Program MBG
Alarm Bahaya MBG di SPPG Lenteng Barat: Makanan Diduga Busuk Lolos dari Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:32 WIB

Somasi Tak Digubris, Pemilik Akun TikTok @Juan Kurniawan Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

Pasca Disuspend BGN, MBG SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kembali Disorot: Menu Minim, Transparansi Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:43 WIB

Sekolah Sudah Banyak Libur, MBG Baru Mau Dibagikan: Koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 Dikritik

Senin, 9 Maret 2026 - 14:59 WIB

Diduga Hina Profesi Jurnalis, Akun Tik Tok @Juan Kurniawan Diminta Klarifikasi Terbuka atau Siap Hadapi Proses Hukum

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:54 WIB

Menu MBG SPPG Darul Arqom Diduga Busuk Lolos Distribusi, Warga Meminta BGN dan Korwil Sumenep Segera Mengambil Tindakan Tegas

Berita Terbaru