SUMENEP, Jatimkita.id – Nama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, kembali menjadi perbincangan panas di tengah masyarakat. Ia disebut-sebut terseret dalam dua isu besar yang kini ramai menjadi sorotan publik.
Isu ini mencuat setelah berbagai kalangan menilai Indra Wahyudi lebih sibuk membangun citra ketimbang memberikan penjelasan terbuka terkait persoalan yang berkembang. Kritik tajam pun bermunculan, baik di ruang publik maupun di media sosial.
Salah satu persoalan yang dikaitkan dengan namanya adalah dugaan masalah dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep. Tak hanya itu, ia juga disebut pernah tersandung persoalan proyek sebelum menjabat sebagai Kepala Diskominfo. Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menetapkan status hukum terhadap yang bersangkutan.
Aktivis muda Sumenep, Fathurrahman, mendesak agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi transparan guna meredam spekulasi yang terus berkembang.
“Kalau memang tidak terlibat, sampaikan secara terbuka. Jangan biarkan publik terus bertanya-tanya,” tegasnya.
Di sisi lain, para pendukung Indra Wahyudi menilai tudingan tersebut tidak boleh digiring menjadi vonis opini. Mereka mengingatkan bahwa setiap warga negara berhak atas asas praduga tak bersalah hingga ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep terkait berbagai tudingan tersebut.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









