Padahal, dalam kasus yang menyangkut kesehatan siswa dan guru, publik berhak mendapatkan jawaban yang jelas, transparan, dan berbasis data. Bukan respons sepihak, apalagi tindakan yang mengesankan “kabur” dari tanggung jawab.
Pemuda setempat Edy ES menyebut, pejabat atau pemangku kepentingan di ruang publik tidak bisa memilih diam ketika dimintai klarifikasi. “Menghapus pesan bukan solusi. Itu justru memperkuat persepsi negatif dan menurunkan kepercayaan,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).
Hingga berita ini ditulis, Badri belum memberikan penjelasan resmi terkait penghapusan pesan maupun substansi pertanyaan yang diajukan. Publik kini menunggu, apakah ia akan menjawab secara terbuka atau tetap memilih diam.
Satu hal yang pasti, tanggung jawab publik tidak bisa dihapus seperti pesan WhatsApp.
Halaman : 1 2









