SUMENEP, Jatimkita.id – Video keluhan warga Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, viral di media sosial setelah muncul dugaan pencemaran limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Saronggi Yayasan Alif Batu Putih. Rekaman berdurasi 41 detik itu memicu sorotan publik karena memperlihatkan aliran air keruh yang disebut berbau tajam mengalir ke parit dekat rumah warga.
Air limbah yang mengalir di parit permukiman tersebut diduga berasal dari aktivitas dapur SPPG Saronggi Yayasan Alif Batu Putih. Berdasarkan hasil investigasi media di lapangan, kondisi air tampak keruh dan mengeluarkan bau menyengat. Cairan itu juga diduga merupakan bekas pencucian ompreng, sisa makanan dan limbah pencucian bahan makanan yang akan dimasak, yang mengalir langsung ke saluran umum.
Dalam video yang beredar, seorang warga dengan nada tegas memperingatkan pihak pengelola. “Air bau menyengat mandek di depan rumah. Kalau besok tidak ada tindakan dari SPPG maka akan kami tutup saluran air ini,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Warga menduga, limbah sisa makanan serta air cucian peralatan dapur dari aktivitas SPPG Saronggi Yayasan Alif Batu Putih dialirkan tanpa pengelolaan yang memadai. Dugaan tersebut memicu keresahan karena dikhawatirkan berdampak pada kesehatan serta merusak lingkungan sekitar.
Sorotan publik semakin tajam karena hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Saronggi Yayasan Alif Batu Putih belum memberikan klarifikasi resmi. Sikap bungkam ini menimbulkan pertanyaan, terlebih setelah video keluhan warga ditonton ribuan kali dan memicu desakan agar ada transparansi.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









