IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep menggelar seminar jurnalistik bertajuk “Relevansi Etika Jurnalistik di Tengah Gempuran AI” di Aula Universitas PGRI Sumenep (UPI Sumenep), Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk memperkuat pemahaman insan pers dan mahasiswa mengenai pentingnya menjaga etika jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Seminar tersebut menghadirkan tiga narasumber dari kalangan jurnalis dan akademisi, yakni jurnalis senior H. Ibnu Hajar, M. Syamsul Arifin, serta akademisi Muhamad Suhaidi.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Beri Semangat Peserta Lomba Mewarnai, 125 Anak Tampilkan Kreativitas

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Sumenep dan pihak perguruan tinggi. Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan AI secara bijak tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dasar jurnalistik.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Dedy Falahuddin, menyampaikan bahwa seminar tersebut penting untuk memperluas wawasan peserta dalam menghadapi perubahan dunia jurnalistik di era digital.

Menurut Dedy, teknologi AI memang menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam menyelesaikan pekerjaan. Namun, penggunaannya tetap harus disertai kemampuan berpikir kritis, kecermatan, serta pertimbangan nurani agar informasi yang dipublikasikan tetap akurat dan tidak menimbulkan bias.

Baca Juga :  Dies Natalis ke-41, UPI Sumenep Teguhkan Komitmen Berkarya dan Berdampak

“AI memang lebih memudahkan dan mempercepat pekerjaan. Namun, bukan berarti kita harus sepenuhnya bergantung pada AI. Kemampuan memfilter informasi dengan hati nurani tetap harus diasah. Bahkan, pembuatan film pun bisa menggunakan AI, sehingga hasilnya perlu disaring agar pemberitaan tetap aktual dan tidak bias,” ujarnya.

Berita Terkait

Dari Prosesi Arya Wiraraja hingga Musik Tong-Tong, Sumenep Teguhkan Identitas Budaya di KEN 2026
Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep
Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar
Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Berbusana Santri
Program GEMILANG SKK Migas–KEI di Pagerungan Tuai Apresiasi, Guru Kepulauan Didorong Tingkatkan Kompetensi
Bupati Fauzi Beri Semangat Peserta Lomba Mewarnai, 125 Anak Tampilkan Kreativitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026

Berita Terbaru