Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Berbusana Santri

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN di lingkungan pemerintah daerah untuk mengenakan pakaian khas santri selama peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 41 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Santri Nasional. Ketentuan berpakaian santri itu berlaku mulai 19 hingga 22 Oktober 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusi santri dan ulama dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga :  ‎Lewat JMS, Kejari Sumenep Dorong Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Dalam aturan tersebut, pegawai laki-laki diwajibkan mengenakan sarung, baju muslim putih berlengan panjang, dan peci hitam. Sementara itu, pegawai perempuan mengenakan sarong bine’, baju kurung polos berwarna putih, serta kerudung atau burgu’ berwarna putih.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar penyesuaian penampilan aparatur selama peringatan hari besar nasional. Lebih dari itu, penggunaan pakaian santri diharapkan menjadi pengingat atas perjuangan dan keteladanan para ulama serta santri dalam perjalanan sejarah bangsa.

Baca Juga :  Dari Prosesi Arya Wiraraja hingga Musik Tong-Tong, Sumenep Teguhkan Identitas Budaya di KEN 2026

Menurutnya, tradisi santri mengandung nilai-nilai penting yang relevan dengan pelaksanaan tugas pemerintahan, mulai dari kesederhanaan, keikhlasan, kedisiplinan, kejujuran, hingga semangat kebersamaan dalam melayani masyarakat.

“Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk meneladani nilai-nilai keikhlasan, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan yang diwariskan para santri dalam kehidupan sehari-hari,” kata Achmad Fauzi, sebagaimana dikutip Media Center, Minggu (18/10/2026).

Berita Terkait

IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI
Dari Prosesi Arya Wiraraja hingga Musik Tong-Tong, Sumenep Teguhkan Identitas Budaya di KEN 2026
Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep
Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar
Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026
Program GEMILANG SKK Migas–KEI di Pagerungan Tuai Apresiasi, Guru Kepulauan Didorong Tingkatkan Kompetensi
Bupati Fauzi Beri Semangat Peserta Lomba Mewarnai, 125 Anak Tampilkan Kreativitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026

Berita Terbaru