“Kami siap menjemput hasil panen padi petani dari combine harvester, selama lokasi bisa diakses truk pengangkut,” ujar Yhoga.
Usai rakor, penyuluh BPP Dasuk bersama Katimker Kabupaten Sumenep langsung melakukan pengecekan lapangan setelah ada petani yang menyatakan siap menjual gabahnya ke Bulog. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan panen serta kondisi tanaman padi yang akan diserap dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Pengecekan dilakukan di lahan Kelompok Tani Pantai Sari, Desa Slopeng. Sejumlah petak sawah telah memasuki masa panen, dan gabahnya siap diserap secara bertahap oleh Bulog.
Katimker Kabupaten Sumenep, Dewo Ringgih, menyampaikan bahwa hasil pengecekan menunjukkan tanaman padi telah memenuhi kriteria untuk diserap. “Kami memastikan padi yang akan dipanen sudah sesuai dan siap diserap Bulog pada Kamis, 12 Februari 2026. Ini menjadi serap gabah perdana di Kecamatan Dasuk,” jelasnya.
Ke depan, program serap gabah ini juga akan diikuti desa-desa lain di Kecamatan Dasuk, seperti Dasuk Timur, Dasuk Barat, dan wilayah sekitarnya, sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional.
Halaman : 1 2









