Nilai Tanpa Ujian dan Dugaan Pungli, Mahasiswa Soroti Tata Kelola Prodi Kebidanan STIKES Husada Jombang

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Di website kampus biaya sudah tercantum jelas. Tetapi di lapangan kami diminta membayar tambahan untuk berbagai keperluan, mulai dari penugasan asuhan kebidanan hingga tugas akhir. Ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai dasar aturan pungutan tersebut,” ungkapnya.

Ia juga mengaku adanya kesan bahwa mahasiswa yang tidak berada dalam koordinasi dengan oknum tertentu kerap menghadapi kesulitan dalam beberapa tahapan akademik.

Baca Juga :  Melalui Ahmad Rasul Hariz, Kadisdik Sumenep Memberikan Penghargaan Kepada Para Pemenang Juara ISCO MIPA Sumenep 2025

“Kalau tidak ikut koordinasi dengan oknum tertentu, proses akademik terasa lebih sulit. Ini yang membuat kami khawatir soal transparansi dan keadilan di lingkungan kampus,” ujarnya.

Para mahasiswa berharap pihak kampus, khususnya pimpinan bidang akademik dan Ketua Program Studi S1 Kebidanan, segera memberikan klarifikasi secara terbuka serta memastikan bahwa seluruh kebijakan akademik dijalankan secara transparan dan adil tanpa diskriminasi.

Baca Juga :  ‎Kepala SDN Juluk II Klarifikasi Dugaan Gangguan Pencernaan Siswa Usai Konsumsi Menu MBG

Hingga berita ini diterbitkan, pihak STIKES Husada Jombang, khususnya dari Program Studi S1 Kebidanan, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan media melalui pesan WhatsApp.

Berita Terkait

KKN UA Posko 58 Kembangkan Akuaponik Selada, Dorong Diversifikasi Pertanian di Sumenep ‎
PKKMB 2026 Universitas PGRI Sumenep Dorong Mahasiswa Baru Berani Berkarya dan Berwawasan Global
Mahasiswa UPI Sumenep Meraih Juara I Lomba Baca Puisi PEKSIMIDA Jatim 2026, Siap Wakili Jawa Timur ke Tingkat Nasional
‎Mengukir Prestasi, Menjaga Adab: Momen Haru Wisuda SDN Larangan Barma 1 dan TK PGRI Larangan Barma
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Perkuat Peran Guru sebagai Penjaga Budaya Lewat Dialog dan Workshop Seni Pertunjukan
‎Kepala SDN Juluk II Klarifikasi Dugaan Gangguan Pencernaan Siswa Usai Konsumsi Menu MBG
Diduga Lari dari Tanggung Jawab, Kepsek SDN Juluk II Menghilang Saat Mau Dikonfirmasi Terkait Kasus Gangguan Pencernaan Siswa 
Dies Natalis ke-41, UPI Sumenep Teguhkan Komitmen Berkarya dan Berdampak

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:15 WIB

KKN UA Posko 58 Kembangkan Akuaponik Selada, Dorong Diversifikasi Pertanian di Sumenep ‎

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

PKKMB 2026 Universitas PGRI Sumenep Dorong Mahasiswa Baru Berani Berkarya dan Berwawasan Global

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:04 WIB

Mahasiswa UPI Sumenep Meraih Juara I Lomba Baca Puisi PEKSIMIDA Jatim 2026, Siap Wakili Jawa Timur ke Tingkat Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:51 WIB

‎Mengukir Prestasi, Menjaga Adab: Momen Haru Wisuda SDN Larangan Barma 1 dan TK PGRI Larangan Barma

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:15 WIB

Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Perkuat Peran Guru sebagai Penjaga Budaya Lewat Dialog dan Workshop Seni Pertunjukan

Berita Terbaru