“Jangan lewatkan, ayo nonton bola di Stadion Ahmad Yani sejak tanggal 10 sampai akhir Oktober,” ajaknya.
Kehadiran penonton diharapkan tidak hanya membuat atmosfer pertandingan semakin semarak, tetapi juga menjadi dukungan moral bagi pemain muda yang tengah membangun pengalaman di lapangan.
Piala AF Sport U-17 juga diharapkan menjadi panggung bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kompetisi tersebut dapat menjadi salah satu pengalaman penting bagi pemain dalam mengembangkan kemampuan, mental bertanding, dan kedisiplinan dalam sepak bola.
Jika dapat diselenggarakan secara berkelanjutan, Piala AF Sport berpeluang menjadi bagian dari ekosistem pembinaan sepak bola usia muda di Sumenep. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Askab PSSI, klub, penyelenggara, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kompetisi.
Pada pelaksanaan perdana, fokus peserta diarahkan kepada klub-klub lokal Sumenep. Namun, rencana perluasan peserta pada tahun-tahun berikutnya membuka peluang kompetisi tersebut berkembang menjadi ajang antarklub usia muda dengan cakupan lebih luas di Jawa Timur.
Persaingan di Piala AF Sport U-17 pun diharapkan tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses mencetak dan memberikan pengalaman kepada talenta-talenta muda sepak bola Sumenep.
Dengan kompetisi yang rutin dan pembinaan yang berkelanjutan, geliat sepak bola usia muda di Sumenep diharapkan semakin berkembang serta mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang dapat melanjutkan karier ke jenjang yang lebih tinggi.










