Wabup Sumenep: MEC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Wadah Menjaga Budaya Madura

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 15:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga tampil sebagai pelaku dalam menjaga dan mengembangkan budaya. Dengan begitu, warisan budaya kita tidak berhenti menjadi bagian dari sejarah, tetapi tetap hidup dan berkembang,” tegasnya.

Selain memperkuat pelestarian budaya, MEC juga dinilai memiliki potensi sebagai media promosi daerah. Kehadiran masyarakat dan peserta dari berbagai latar belakang dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Madura kepada khalayak yang lebih luas.

Baca Juga :  Nilai Kategori Dekorasi Terbaik Festival Tong-Tong Sumenep Janggal, Profesionalitas Panitia dan Juri Dipertanyakan!

Menurut Wabup, pengembangan kegiatan seni dan budaya juga perlu dibarengi dengan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, seniman, komunitas budaya, generasi muda, hingga pelaku ekonomi kreatif diharapkan dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

Baca Juga :  Perbup Busana ASN Dipersoalkan, Budayawan Sumenep: Ini Penyeragaman, Bukan Pelestarian

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem kebudayaan yang tidak hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga membuka ruang kreativitas dan inovasi bagi generasi mendatang.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga budaya. Jadikan budaya sebagai identitas, kebanggaan, sekaligus kekuatan untuk membangun daerah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Sumenep Ziarah ke Asta Tinggi, Kenang Jasa dan Perjuangan Para Raja
Panitia Festival Tong-Tong Dinilai Tak Profesional, Citra Pemkab dan Bupati Sumenep Ikut Tercoreng
Nilai Kategori Dekorasi Terbaik Festival Tong-Tong Sumenep Janggal, Profesionalitas Panitia dan Juri Dipertanyakan!
Panitia dan Dewan Juri Dinilai tidak Profesional, Publik Pertanyakan Penilaian Festival Tong Tong se-Madura 2026
Perbankan di Sumenep Didorong Perkuat Modal Usaha dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
‎Workshop Teater Pekan Seni Madura X Jadi Ruang Belajar Lintas Generasi
‎Parade Teater Tutup Pekan Seni Madura X, Suguhkan Refleksi Lingkungan, Mimpi, dan Masa Depan Teknologi
Daul Phuser Bhumih Siap Guncang Karnaval Akbar Madrasah Miftahul Khair di Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Bupati Sumenep Ziarah ke Asta Tinggi, Kenang Jasa dan Perjuangan Para Raja

Senin, 21 September 2026 - 15:30 WIB

Wabup Sumenep: MEC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Wadah Menjaga Budaya Madura

Senin, 7 September 2026 - 22:08 WIB

Panitia Festival Tong-Tong Dinilai Tak Profesional, Citra Pemkab dan Bupati Sumenep Ikut Tercoreng

Senin, 7 September 2026 - 14:28 WIB

Nilai Kategori Dekorasi Terbaik Festival Tong-Tong Sumenep Janggal, Profesionalitas Panitia dan Juri Dipertanyakan!

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Panitia dan Dewan Juri Dinilai tidak Profesional, Publik Pertanyakan Penilaian Festival Tong Tong se-Madura 2026

Berita Terbaru