Bupati Sumenep Ziarah ke Asta Tinggi, Kenang Jasa dan Perjuangan Para Raja

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melakukan ziarah ke kompleks pemakaman Asta Tinggi, tempat peristirahatan terakhir para raja dan tokoh penting dalam sejarah Keraton Sumenep.

Kegiatan ziarah tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap para leluhur yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan sejarah dan perkembangan Kabupaten Sumenep.

Dalam suasana khidmat, Bupati tampak duduk di area makam yang menjadi bagian dari kompleks pemakaman bersejarah tersebut. Ziarah juga menjadi momentum untuk mengenang kembali jasa para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pemerintahan, kebudayaan, serta peradaban masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  ‎Parade Teater Tutup Pekan Seni Madura X, Suguhkan Refleksi Lingkungan, Mimpi, dan Masa Depan Teknologi

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa ziarah ke Asta Tinggi merupakan bentuk penghormatan dan ungkapan rasa terima kasih kepada para leluhur, khususnya para raja yang telah memberikan warisan sejarah bagi generasi penerus.

“Ziarah ke Asta Tinggi ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kita kepada para leluhur, khususnya para raja yang telah meletakkan dasar sejarah, pemerintahan, serta kebudayaan Sumenep. Kita bisa menikmati dan melanjutkan pembangunan daerah seperti sekarang ini tentu tidak terlepas dari perjuangan para pendahulu,” ujarnya.

Baca Juga :  Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih mengenal perjalanan sejarah daerah serta menjaga peninggalan dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.

“Melalui momentum Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk lebih mengenal sejarah daerahnya. Jangan sampai kita hanya menikmati hasil perjuangan para leluhur, tetapi melupakan nilai-nilai keteladanan yang telah mereka wariskan. Sejarah harus menjadi inspirasi bagi kita untuk membangun Sumenep yang lebih baik tanpa meninggalkan jati diri dan budaya lokal,” tambahnya.

Berita Terkait

Wabup Sumenep: MEC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Wadah Menjaga Budaya Madura
Panitia Festival Tong-Tong Dinilai Tak Profesional, Citra Pemkab dan Bupati Sumenep Ikut Tercoreng
Nilai Kategori Dekorasi Terbaik Festival Tong-Tong Sumenep Janggal, Profesionalitas Panitia dan Juri Dipertanyakan!
Panitia dan Dewan Juri Dinilai tidak Profesional, Publik Pertanyakan Penilaian Festival Tong Tong se-Madura 2026
Perbankan di Sumenep Didorong Perkuat Modal Usaha dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
‎Workshop Teater Pekan Seni Madura X Jadi Ruang Belajar Lintas Generasi
‎Parade Teater Tutup Pekan Seni Madura X, Suguhkan Refleksi Lingkungan, Mimpi, dan Masa Depan Teknologi
Daul Phuser Bhumih Siap Guncang Karnaval Akbar Madrasah Miftahul Khair di Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Bupati Sumenep Ziarah ke Asta Tinggi, Kenang Jasa dan Perjuangan Para Raja

Senin, 21 September 2026 - 15:30 WIB

Wabup Sumenep: MEC Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Wadah Menjaga Budaya Madura

Senin, 7 September 2026 - 22:08 WIB

Panitia Festival Tong-Tong Dinilai Tak Profesional, Citra Pemkab dan Bupati Sumenep Ikut Tercoreng

Senin, 7 September 2026 - 14:28 WIB

Nilai Kategori Dekorasi Terbaik Festival Tong-Tong Sumenep Janggal, Profesionalitas Panitia dan Juri Dipertanyakan!

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Panitia dan Dewan Juri Dinilai tidak Profesional, Publik Pertanyakan Penilaian Festival Tong Tong se-Madura 2026

Berita Terbaru