Kabel WiFi Bergelantungan di Jalan Raya Dasuk Nyaris Celakai Pengendara, Jalur Hukum Membayangi

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatim Kita – Pemasangan kabel jaringan internet atau WiFi yang diduga mengabaikan aspek keselamatan pengguna jalan kembali menjadi sorotan. Kabel yang melintang di Jalan Raya Dasuk, tepatnya di depan Toko Golden, Desa Jalbudan, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, nyaris mencelakakan pengendara yang melintas, Sabtu (10/10/2026).

‎Pengendara bernama Habib mengaku hampir menjadi korban akibat keberadaan kabel yang melintang di jalan tersebut. Kondisi itu dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas apabila tidak segera ditangani.

Baca Juga :  PKKMB 2026 Universitas PGRI Sumenep Dorong Mahasiswa Baru Berani Berkarya dan Berwawasan Global

‎Habib menyayangkan pemasangan kabel jaringan WiFi yang diduga tidak memperhatikan aspek keselamatan masyarakat. Menurutnya, penyedia layanan internet seharusnya tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga wajib memperhatikan keamanan jaringan yang dipasang di ruang publik.

‎“Ini sangat membahayakan keselamatan pengendara. Kami menggunakan jalan raya untuk beraktivitas, bukan untuk menghadapi ancaman kabel yang melintang sembarangan. Jangan hanya memikirkan keuntungan dari bisnis WiFi, tetapi keselamatan masyarakat justru diabaikan,” tegas Habib, (10/10/2026).

Baca Juga :  Bantuan Aspal Drum Khofifah untuk Sumenep Disorot, Benarkah Hanya Pemanis?

‎Ia menilai, keberadaan kabel yang melintang di badan jalan bukan persoalan sepele. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengendara sepeda motor maupun kendaraan lainnya, terlebih ketika pengendara tidak sempat mengantisipasi hambatan di depannya.

‎“Kalau sampai pengendara terjatuh atau mengalami luka-luka, siapa yang akan bertanggung jawab? Jangan menunggu ada korban baru dilakukan perbaikan. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Berita Terkait

IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI
Dari Prosesi Arya Wiraraja hingga Musik Tong-Tong, Sumenep Teguhkan Identitas Budaya di KEN 2026
Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep
Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar
Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Berbusana Santri
Program GEMILANG SKK Migas–KEI di Pagerungan Tuai Apresiasi, Guru Kepulauan Didorong Tingkatkan Kompetensi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

IWO Sumenep Ajak Wartawan dan Mahasiswa Jaga Etika di Tengah Pesatnya Perkembangan AI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Sinergi Pemkab dan DPRD untuk Kemajuan Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Doakan Sumenep Makin Sejahtera, Bupati Ajak ASN hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Pilkada 2029 Sebesar Rp 75 Miliyar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Bupati Fauzi Terbitkan Surat Edaran Jelang Festival Tong-Tong KEN 2026

Berita Terbaru