DPRD Sumenep Soroti Program MBG: Dugaan Makanan Tak Layak dan 90% Lokasi Tanpa IPAL

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jatimkita.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menyoroti serius pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah titik di wilayahnya. Program nasional yang digadang-gadang untuk meningkatkan kualitas gizi siswa itu justru dilaporkan menyajikan makanan yang diduga tidak layak konsumsi.

Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, mengaku menerima berbagai laporan masyarakat terkait kualitas makanan yang disediakan di beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Laporan tersebut menyebutkan adanya menu yang bermasalah, mulai dari telur busuk hingga nasi yang terasa basi.

Baca Juga :  Dapur SPPG Bersertifikat Edarkan MBG Tak Layak Konsumsi, Publik Tagih Tanggung Jawab Dinkes P2KB Sumenep

“Kami mendapat kabar di sejumlah SPPG yang menyajikan menu MBG kepada siswa, telurnya busuk, nasinya terasa basi, dan sebagainya. Artinya, makanan yang diberikan kepada siswa dikeluhkan tidak layak,” tegas Zainal, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, program MBG pada dasarnya merupakan kebijakan strategis pemerintah pusat yang memiliki tujuan baik, yakni meningkatkan asupan gizi peserta didik. Namun, ia menilai pelaksanaannya di lapangan tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa pengawasan ketat.

“Programnya baik, tetapi jika pelaksanaannya amburadul dan kualitas makanan dipertanyakan, maka ini jelas mengkhianati tujuan program itu sendiri,” ujarnya.

Baca Juga :  Eatore Resmi Diluncurkan: Pesantren Mathali’ul Anwar Mantapkan Langkah Menuju Kemandirian Ekonomi

DPRD Sumenep memastikan tidak akan tinggal diam. Setelah masa reses dan bulan Ramadan selesai, lembaga legislatif tersebut berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh titik pelaksanaan MBG di Kabupaten Sumenep.

“Setelah reses saya pastikan akan menggandeng pimpinan dan anggota komisi terkait untuk sidak ke semua MBG yang ada di Kabupaten Sumenep. Kami sudah mengantongi beberapa data MBG yang nakal,” ungkapnya.

Berita Terkait

Mahasiswa Nilai Pilkada Tidak Langsung Berpotensi Pangkas Hak Politik Rakyat
Tasyakuran Dua Tokoh NU Gelar Pahlawan Nasional, M. Muhri Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Agama Dasuk
Momentum Hari Jadi Sumenep ke-756, Ketua Komisi III: Refleksi dan Motivasi Untuk Memperkuat Pembangunan Daerah 

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:39 WIB

DPRD Sumenep Soroti Program MBG: Dugaan Makanan Tak Layak dan 90% Lokasi Tanpa IPAL

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:44 WIB

Mahasiswa Nilai Pilkada Tidak Langsung Berpotensi Pangkas Hak Politik Rakyat

Minggu, 16 November 2025 - 18:54 WIB

Tasyakuran Dua Tokoh NU Gelar Pahlawan Nasional, M. Muhri Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Agama Dasuk

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:51 WIB

Momentum Hari Jadi Sumenep ke-756, Ketua Komisi III: Refleksi dan Motivasi Untuk Memperkuat Pembangunan Daerah 

Berita Terbaru