Sejumlah bantuan disalurkan kepada penyandang disabilitas berat dan warga lanjut usia. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program bantuan bagi lansia berusia di atas 70 tahun serta dukungan bagi masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kriteria program yang berlaku.
Di sektor perikanan, bantuan alat tangkap turut diberikan kepada nelayan untuk mendukung aktivitas melaut dan meningkatkan produktivitas mereka. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir.
Khofifah menegaskan, pelayanan sosial tidak berhenti pada penyaluran bantuan dalam satu kegiatan. Pemprov Jawa Timur juga menyiapkan sejumlah program lanjutan, mulai dari pembangunan rumah tinggal layak huni, pendistribusian air bersih, pasar murah, hingga beasiswa afirmasi bagi pelajar.
“Lepas dari ini semua, kemudian kita akan bergerak untuk rumah tinggal layak huni. Setelah rumah tinggal layak huni ada dropping air bersih, setelah itu pasar murah, setelah itu ada beasiswa afirmasi,” katanya.
Khusus bidang pendidikan, Pemprov Jawa Timur menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk program beasiswa afirmasi bagi 50 ribu pelajar jenjang SMP, SMA, dan SMK di seluruh wilayah Jawa Timur.
Program tersebut ditujukan untuk memperluas kesempatan belajar bagi pelajar yang membutuhkan dukungan, sehingga kendala ekonomi tidak menjadi penghalang dalam melanjutkan pendidikan.
“Kita menyiapkan anggaran Rp50 miliar untuk 50 ribu anak-anak SMA, SMK dan SMP. Tapi itu se-Jawa Timur, 50 ribu,” ungkapnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










