Lebih lanjut, ia menilai kegiatan olahraga bersama seperti JJS dapat menjadi ruang interaksi yang positif antara pejabat publik dan masyarakat. Melalui pertemuan dalam suasana santai dan terbuka, komunikasi dapat terbangun lebih dekat sehingga berbagai aspirasi serta gagasan untuk kemajuan daerah bisa tersampaikan.
“Ini contoh politik yang humanis. Turun ke jalan, bertemu masyarakat, olahraga bersama. Dari yang sehat ini, lahir ide-ide sehat untuk pembangunan,” tuturnya.
Kegiatan JJS DPRD Sumenep tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum. Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat hidup sehat dapat berjalan beriringan dengan penguatan silaturahmi dan kebersamaan. Sinergi antara Pemkab, DPRD, dan masyarakat menjadi salah satu modal penting untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Sumenep yang lebih maju dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Cak Fauzi berharap semangat persatuan tidak hanya terlihat dalam kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kerja nyata, komunikasi yang baik, serta komitmen bersama dalam menjawab kebutuhan masyarakat Sumenep.
Halaman : 1 2










